"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - 5 Gejala Saat Flu Ini Bisa Berarti Pneumonia
5 Gejala Saat Flu Ini Bisa Berarti Pneumonia
Tanggal: 13/03/18
Topik: Umum


Saat musim pancaroba, flu merupakan penyakit yang sering dianggap biasa. Dengan daya tahan tubuh yang baik, Anda bisa mengatasi flu tanpa harus mengonsumsi obat-obatan. Namun, Anda sebaiknya waspada saat beberapa gejala ini menyertai flu yang Anda derita.

Saat musim pancaroba, flu merupakan penyakit yang sering dianggap biasa. Dengan daya tahan tubuh yang baik, Anda bisa mengatasi flu tanpa harus mengonsumsi obat-obatan. Namun, Anda sebaiknya waspada saat beberapa gejala ini menyertai flu yang Anda derita.

Batuk
Berdasarkan tipe pneumonia dan faktor lainnya, Anda bisa saja mengalami batuk saat sedang flu. Seseorang yang terjangkit bakteri penyebab pneumonia lebih sering mengalami batuk berdahak. Dahak yang dihasilkan umumnya akan lebih kental dan berwarna. Sebaliknya, ada juga penderita pneumonia yang menghasilkan lebih sedikit dahak. Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah bahkan tidak menghasilkan dahak sama sekali. Segera konsultasikan ke dokter bila batuk penyerta flu yang Anda alami tidak kunjung sembuh.

Demam
Kenaikan suhu tubuh juga dapat dikaitkan dengan virus dan bakteri pneumonia. Selain demam, suhu tubuh yang rendah atau hipotermia juga bisa menjadi tanda paparan bakteri pneumonia. Pantaulah selalu suhu tubuh Anda saat flu.


Baca juga : 5 Keadaan yang Menunjukkan Paru-paru dalam Bahaya


Menggigil

Tubuh yang gemetar disertai dengan gigi yang beradu bisa jadi tanda pneumonia. Menggigil ini seringkali terjadi justru bukan saat tubuh merasa kedinginan, tetapi saat tubuh Anda demam. Gejala yang berkaitan dengan pneumonia biasanya cepat terjadi dan sangat kuat. Menggigil yang disertai dengan demam mungkin menandakan pertumbuhan bakteri pneumonia di aliran darah.

Napas pendek
Jika Anda mengalami pneumonia, Anda mungkin akan merasa kesulitan bernapas. Saat infeksi menyerang fungsi paru-paru, Anda mungkin tidak akan mampu mengantarkan cukup oksigen ke aliran darah Anda. Banyak penderita pneumonia yang membutuhkan bantuan tambahan oksigen untuk membantunya bernapas. Pada anak-anak dengan pneumonia, kesulitan bernapas sering disertai dengan bibir dan kuku yang membiru.

Nyeri dada
Kesulitan bernapas dan batuk dapat membuat otot dada menjadi kelelahan, sehingga dada terasa sakit saat batuk atau bernapas. Dada bisa juga menjadi tidak nyaman karena paru-paru sudah terinfeksi. Segera cari bantuan saat Anda merasa nyeri dada dan kesulitan bernapas. Ada beberapa kasus dimana pneumonia dapat berakhir dengan serangan jantung.







Artikel ini diambil dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
http://www.klikpdpi.com

URL (alamat situs web) artikel ini adalah:
http://www.klikpdpi.com/modules.php?name=News&file=article&sid=8363