"
 
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia - Masih Anggap Remeh Kegunaan Masker Saat Berkendara, Baca Ini
 
Link
Free Web Counters
Members
News
Mitra Kerja
Video
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018
"
 

 


Masih Anggap Remeh Kegunaan Masker Saat Berkendara, Baca Ini
 
Polusi udara
macampenyakit.com


Penggunaan masker sudah menjadi kebutuhan wajib bagi pengendara sepeda motor saat ini. Karena fungsinya sebagai alat perlengkapan untuk melindungi bagian wajah dari polusi udara yang parah seperti di ibu kota Jakarta.

Dokter sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Agus Dwi Susanto mengatakan masker menjadi alat pelindung penting bagi pengendara motor selain helm, jaket, sarung tangan dan lainnya.

"Berkendara motor di jalan raya, potensial langsung menghirup udara dengan yang terpolusi," kata Agus kepada VIVA di Jakarta, Kamis 28 Desember 2017.

Baca juga : Polusi Kendaraan Berpengaruh pada Jantung dan Paru

Menurutnya, polusi mengandung unsur karbon monoksida atau CO, karbon dioksida atau CO2, nitrit oksida, ozon serta partikulat lainnya. Bahan-bahan dipolusi udara tersebut sebagian besar bersifat iritan sehingga bisa menyebabkan iritasi saluran napas dan berpotensi menyebabkan peradangan saluran pernapasan seperti faringitis, bronkitis dan lainnya.

"Dalam udara yang terpolusi juga terkandung partikel-partikel kuman yang mudah terhirup. Hal ini meningkatkan risiko ISPA (infeksi saluran napas akut)

Di sisi lain peradangan yang terus menerus berisiko terjadinya penurunan fungsi paru, risiko asma dan penyakit paru obstruktif kronik bila terpapar polusi jangka panjang. Bahkan data terbaru WHO kata dia, udara terpolusi mengandung partikulat yang bersifat karsinogen yang apabila terus menerus terhirup dapat meningkatkan terjadi kanker paru.

"Dengan menggunakan masker dapat mengurangi bahan-bahan berbahaya dalam udara terpolusi terhirup ke saluran pernafasan. Udara terpolusi yang terhirup terus menerus meningkatkan terjadinya risiko sakit jantung. Orang dengan risiko tinggi seperti penderita asma, jantung, PPOK (penyakit paru obstruktif kronis) bila terpapar polusi dapat meningkatkan serangan yang lebih sering," kata dia.


Sumber Berita : https://www.viva.co.id/otomotif/...
Sumber Gambar : http://macampenyakit.com/wp-content/...
viva.co.id, 29 Desember 2017



PDPI Surakarta. 29/12/17.




Halaman Siap Cetak  Halaman Siap Cetak

Kirimkan Pada Rekan  Kirimkan Pada Rekan