APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
WARTA ORGANISASI
BULETIN PDPI Edisi April 2006

KEGIATAN PERTEMUAN

A. KEGIATAN PERTEMUAN
1.

Pertemuan PP-PDPI, Desember 2005

Bersamaan dengan penyelenggaraan RESPINA 2005, pada tanggal 3 Desember 2005 dilaksanakan Pertemuan Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI) yang kedua dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta.
Agenda yang dibicarakan pada pertemuan tersebut antara lain: Pembahasan Program kerja, Rekomendasi Kolegium tentang Surat Ijin Praktek , Pengiriman Wakil PDPI untuk mengikuti Musyawarah Kerja IDI XVII IDI tanggal 9 – 11 Desember 2005 di Jakarta, Tentang Pembentukan Respina menjadi organisasi seminat;
dan Peran PDPI dalam penanganan Kasus Flu Burung di Indonesia dan Penanggulangan Masalah Merokok
2. Pertemuan PP-PDPI, Februari 2006
Mengambil momen penyelenggaraan PIPKRA 2006, pada tanggal 11 Februari 2006 kembali dilaksanakan pertemuan PP-PDPI yang dilaksanakan juga di Hotel Borobudur Jakarta. Pertemuan PP-PDPI kali ini adalah yang ketiga dengan agenda pertemuan yakni: Pembahasan Program kerja, Rekomendasi Kolegium tentang Surat Ijin Praktek / Registrasi ke Konsil Kedokteran Indonesia, Tentang Organisasi & Keuangan Pokja; dan Isu-isu terkini tentang dunia kesehatan yang berhubungan dengan paru dan pernapasan.

3.

Pertemuan Kolegium

Pada tanggal 9 Februari 2006 dilaksanakan pertemuan Kolegium Pulmonologi Indonesia di Jakarta yang dengan membahas masalah penting yakni:

1. Perbaikan katalog program pendidikan dokter spesialis paru (SP–1) tahun 1978 berdasarkan undang–undang sistem pendidikan nasional serta disesuaikan dengan kondisi sekarang dan yang akan datang.
2. Membuat kurikulum dasar pendidikan dokter spesialis paru (SP–1) dengan menghitung jumlah SKS yang sesuai.
3. Membuat daftar kompetensi yang harus dipenuhi oleh dokter spesialis paru (SP–1) dan memasukannya ke dalam kurikulum.
4. Memajukan masalah pendidikan spesialis paru baik SP–1 maupun Sp–2 agar tidak terjadi duplikasi pada pertemuan akbar KKI dalam yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
5. Melakukan tukar pendapat tentang masalah pendidikan di bidang Kardiologi.
6. Melakukan konsolidasi dengan Kardiologi agar masalah duplikasi dapat diselesaikan secepatnya dengan membawa semacam tulisan mengenai bagian masing–masing.
7. Perlu dipertimbangkan kembali pemberian nama kolegium


Pertemuan itu sendiri di hadiri oleh Prof. Dr. Anwar Jusuf, Sp.P(K), Prof. Dr. Hadiarto Mangunnegoro, Sp.P(K), Prof. Dr. Hood Alsagaff, Sp.P(K), Prof. DR. Dr. Muhamad Amin, Sp.P(K), Dr. Zailirin YZ, Sp.P(K), DR. Dr. Suradi, Sp.P(K), MARS, Dr. Prasenohadi, Ph.D, Sp.P dan Dr. Yani J. Sugiri, Sp.P. Pada pertemuan itu dihadiri pula oleh wakil–wakil dari PERKI, Kolegium Kardiologi dan Ketua Program Studi kardiologi FKUI, RS Jantung Harapan Kita