APSR IDI Online KlikPDPI
APSR IDI Online KlikPDPI Halaman Admin Forum Umum Facebook Page Twitter Instagram Youtube
Waduh, 4 Barang Rumah Ini Bisa Jadi Biang Keladi Penyakit Paru
PDPI Surakarta, 04 Jun 2018 14:12:35

Berbagai barang di rumah biasanya digunakan untuk mempercantik tiap sudutnya atau memberi dekorasi yang menarik. Sayangnya, tidak semua barang ternyata aman untuk kesehatan khususnya organ paru-paru.


Tanpa disadari, beberapa furnitur di rumah bisa memicu bahaya pada kesehatan paru. Bahan pembersih rumah tangga, juga bisa berisiko bagi manusia dengan penyakit paru-paru seperti asma dan penyakit paru. Berikut, beberapa barang yang bisa merusak kesehatan paru dikutip dari laman Reader’s Digest, Minggu (3/6).


1. Pemutih


Kandungan disinfektan yang terlalu besar seperti bleach (pemutih), klorin, dan ammonia dapat menjadi sumber kerusakan pada paru seperti pada pengidap asma atau penyakit paru obstruktrif kronis dan juga memicu asma pada mereka yang bukan pengidap asma sebelumnya. Pada beberapa hal, Anda bisa mengganti pemutih dengan produk lebih sederhana seperti sabun yang lebih ramah dan air.

2. Karpet


Karpet akan menyerap lebih banyak debu dibandingkan lantai biasa. Sebuah studi menemukan bahwa rumah yang memiliki banyak debu dapat memicu lebih banyak kasus asma dan sesak. Khususnya, jika Anda memiliki anak kecil, sebaiknya tidak bermain di atas karpet karena debunya dapat merusak paru.


3. Wastafel


Debu yang tumbuh di sekitar rumah dapat memberi gejala alergi dan asma. Debu biasanya sangat suka mengendap di beberapa sudut lembap seperti bawah westafel, sekitar jendela toilet dan dinding, serta karpet. Coba untuk rajin membersihkan area yang lembap dan mulai menjaganya dari tempelan debu.


4. Cat


Jika Anda sedang mengecat kembali rumah, pastikan banyak udara yang masuk untuk bersirkulasi. Itu karena cat memiliki kandungan kimia berbahaya bernama formaldehid yang bersifat karsinogenik.

MITRA KERJA
VIDEO
Tutorial Aplikasi ISR
Uploaded on May 11, 2015
World Asthma Day 2018
Uploaded on Apr 30, 2018